cari

Geng Motor Sebagai Bentuk Kenakalan Remaja


            Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya saya  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata remajaan PKN yang berjudul “GENG MOTOR SEBAGAI BENTUK KENAKALAN REMAJA”
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang saya hadapi. Namun saya menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan orang tua serta teman-teman, sehingga kendala-kendala yang saya hadapi teratasi.

Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para siswa SMAN 1 Belitang III. Saya sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  guru  pembimbing  saya  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  saya  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca
                                                                                                Penyusun




BAB I
PENDAHULUAN

Kenakalan remaja akhir-akhir ini sangat memprihatinkan. Mulai dari  merokok, pergaulan bebas, sampai ke tingkat yang lebih parah seperti tawuran bahkan membentuk suatu geng yang yang kita kenal sebagai geng motor. Awalnya geng motor hanya perkumpulan anak-anak remaja yang hobi ngebut-ngebutan dengan motor, baik siang maupun malam hari. Mereka melakukan balapan motor alias trek-trekan di jalanan umum. Namun akhir-akhir ini geng motor mulai meresahkan masyarakat, bahkan aksi brutal geng motor menyebabkan banyak korban meninggal dunia termasuk anggota geng itu sendiri.
Keberadaan geng motor mulai menyebar hampir disetiap kota dengan pola umum yang selalu hampir sama, kecenderungan untuk menjadi brutal dan arogansi wajib diwaspadai oleh masyarakat. Untuk itu kami menyusun Karya Tulis ini dengan judul “Geng Motor Sebagai Bentuk Kenakalan Remaja”. Agar para pembaca dan khususnya orang tua dapat membedakan organisasi formal dengan organisasi informal yang brutal seperti geng motor agar putra-putrinya agar tidak terjerumus kedalam organisasi itu.

Dari latar belakang diatas maka penulis merumuskan permasalahan kedalam beberapa hal berikut:
1.      Apakah geng motor itu ?
2.      Apa faktor penyebab remaja terlibat dalam geng motor?
3.      Permasalahan apa saja yang ditimbulkan dengan adanya geng motor.

Dari rumusan masalah yang ada maka yang menjadi tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah sebagai berikut :
1.      Menjelaskan apa yang dimaksud dengan geng motor
2.      Karya Tulis ini dapat memberi penjelasan kepada pembaca penyebab remaja ikut terlibat dalam keanggotaan geng motor
3.      Menambah pengetahuan pembaca mengenai dampak yang diberikan oleh geng motor terhadap masyarakat dan khususnya remaja saat ini.

1.4 Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian penulis mempergunakan metode kepustakaan atau literatur. Yaitu metode penelitian dengan cara mengumpulkan data yang bersumber dari media buku, Koran, artikel dan situs atau web internet.






BAB II
LandasanTEORI

2.1 Undang-undang Kebebasan Berserikat
Kebebasan untuk berkumpul merupakan salah satu hak yang diakui dalam Undang-undang dasar 1945 amandemen ke-IV, yaitu pasal 28E ayat 3, yang menyebutkan “setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”.

Dari pasal tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sebagai warga negara Indonesia berhak untuk berserikat, membentuk perkumpulan dan mengeluarkan pendapatnya. Termasuk juga geng motor sebenarnya memiliki hak untuk berkumpul dan berserikat, tetapi tentunya harus tetap menghargai hak-hak orang lain.

2.2 Peraturan dalam berserikat dan berkumpul
Ada peraturan yang membatasi prilaku dari perserikatan atau perkumpulan tersebut. Dalam KUHP pasal 510 dan pasal 511, berbunyi sebagai berikut:
1. Pasal 510 KUHP
1.       Diancam dengan pidana denda paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah, barang siapa tanpa ijin kepala polisi atau pegawai negeri lain yang ditunjuk untuk itu:
a. Mengadakan pesta atau keramaian untuk umum
b. Mengadakan arak-arakan di jalan umum
2.       Jika arak-arakan diadakan untuk menyatakan keinginan-keinginan secara menakjubkan, yang bersalah diancam dengan pidana paling lama dua minggu atau pidana denda dua ribu dua ratus lima puluh rupiah.
2. Pasal 511 KUHP
Barang siapa di waktu ada pesta arak-arakan dan sebagainya, tidak menaati perintah dan petunjuk yang diadakan oleh polisi untuk mencegah kecelakaan oleh kemacetan lalu lintas di jalan umum, diancam dengan pidana paling banyak tiga ratus tujuh puluh lima rupiah.

2.3 Definisi Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Kenakalan Remaja atau juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang”.






BAB III
PEMBAHASAN

Geng motor adalah kumpulan orang-orang pecinta motor yang gemar kebut-kebutan, tanpa membedakan jenis motor yang dikendarai. Perlu dibedakan antara geng motor dengan Club Motor. Club Motor biasanya mengusung merek tertentu atau spesifikasi jenis motor tertentu dengan perangkat organisasi formal, seperti HDC (Harley Davidson Club), Scooter (kelompok pecinta Vesva), kelompok Honda, Yamaha Mio,  kelompok Suzuki Thunder, dan Honda   Tiger. Ada juga Brotherhood  kelompok pecinta motor besar tua. Club motor memiliki formalitas kepengurusan dan penanggung jawab yang jelas, seluruh anggota terdaftar dalam legalitas club. Berbeda dengan geng motor yang legalitas mereka tidak jelas dan sengaja ditutupi agar mereka tidak mudah dikenali dalam setiap aksi kejahatan dan keributan. Tapi kalau soal aksi jalanan, semuanya sama saja. Kebanyakan sama-sama merasa jadi raja jalanan, tak mau didahului, apalagi didahului oleh pengendara lain.
Pada perkembangannya geng motor saat ini sudah dalam taraf berbahaya, tak segan mereka tawuran dan tak merasa berdosa para geng tersebut membunuh. Perbedaan mencolok dari geng motor dan club motor adalah :
1.      Kebanyakan anggota geng motor tidak memakai perangkat safety seperti helm, sepatu dan jaket.
2.      Membawa senjata tajam yang dibuat sendiri atau sudah dari pabriknya seperti samurai, badik hingga bom Molotov.
3.      Biasanya hanya muncul pada malam hari dan tidak menggunakan lampu penerang serta berisik.
4.      Jauh dari kegiatan sosial, tidak pernah membuat acara-acara sosial seperti sunatan masal atau kawin masal, mereka lebih suka membuat acara membunuh masal.
5.      Anggotanya lebih banyak kepada kaum lelaki yang sangar, tukang mabok, penjudi dan hobi membunuh, sekalipuntidak menutup kemungkinan ada kaum hawa yang ikut dan wanita yang mengikuti geng motor biasanya hanya dijadikan budak nafsu lelaki masal.
6.      Motor yang mereka gunakan tidak memiliki spion, sein, hingga lampu utama. Yang penting untuk mereka adalah kencang dan mampu melibas orang yang lewat.

Namun sekarang perlu diwaspadai karena ada geng motor yang berkedok club motor. Berpakaian rapi, safety dan penuh perlengkapan berkendaraan namun arogan, anarkis dan egois kalau dijalan serta tak segan mereka membuat rusuh bila merasa diganggu. Selama AD/ART mereka jelas dan terdaftar dipihak kepolisian, club motor tidak bakal berubah menjadi geng motor.



3.2 Dampak Keberadaan Geng Motor terhadap Remaja
Keberadaan geng motor dilingkungan remaja tentu akan memberikan dapak baik positif maupun negatif seperti yang didapat penulis sebagai berikut:
A. Dampak Positif geng motor terhadap para remaja:
1.   Bisa tolong menolong kalau ada sesuatu kepada kita
2.   Bisa tukaran pikiran
3.   Bisa menghilangkan rasa bosan
Dampak positif geng motor terhadap remaja  adalah karena ingin memperbanyak teman  tongkrongan  untuk seru-seruan dan dapat  berbagi pengalaman khususnya dalam bidang otomotif , sehingga dengan banyak teman senantiasa rasa jenuh terhadap banyaknya persoalan internal yang sedang di alami dan yang paling penting  adalah bila terjadi suatu pertikaian dengan  remaja lain yang bukan dari geng tersebut  semua anggota wajib membantu  yang bertikai  dan menjadikan masalah tersebut menjadi masalah bersama, sehingga beban masalah itu tidak di hadapi  sendiri melainkan di hadapi secara bersama- sama.

B. Dampak negatif geng motor terhadap para remaja
1.      Kebut-kebutan dijalan yang tidak terkendali dapat menimbulkan kecelakan yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain
2.      Keinginan tampil sebagai kelompok yang lebih berkuasa sering menimbulkan tindakan kriminalitas, seperti tawuran, penodongan, perkelahian, kerusuhan, tawuran, pembunuhan dan lain-lain.
Dampak Negatif yang ditimbulkan lainnya adalah menimbulkan tindakan kekerasan jika mereka tidak dapat mengontrol emosi dalam suatu masalah, bahkan diantara mereka ada yang merasa paling hebat apabila mereka menyelesaikan suatu masalah dan tidak memilik rasa kerja sama sehingga menimbulkan kesenjangan sosial antara geng motor itu sendiri. Selain itu, dampak negatifnya adalah apabila ada suatu masalah di geng motor tersebut,  akan membuat lalu lintas terganggu, dan juga dapat menimbulkan keresahan masyarakat apabila geng motor tersebut melakukan tindakan-tindakan yang bersifat negatif.


Tentunya sangat banyak faktor penyebab remaja terjerumus ke dalam kawanan geng motor. Namun pada dasarnya usia remaja adalah masa dimana seseorang mulai ingin menunjukan jati diri sehingga membutuhkan lebih banyak perhatian dari lingkungannya,  ketika ia tidak berhasil mendapatkan perhatian lingkungan sekitarnya maka ia akan mencari lingkungan baru. Salah satu penyebab utama mengapa remaja memilih bergabung dengan geng motor adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua. Hal ini membuat remaja merasa tidak mendapat perhatian dari lingkungannya pelariannya adalah lingkungan baru yaitu geng motor, yang seolah menerima mereka melebihi seorang anak dan saudara.
Sehingga kegiatan-kegiatan negatif kerap menjadi pilihan anak-anakbroken home tersebut sebagai cara untuk mendapatkan pengakuan eksistensinya. Faktor lain yang juga ikut berperan menjadi alasan mengapa remaja saat ini memilih bergabung dengan geng motor adalah kurangnya sarana atau media bagi mereka untuk mengekpresikan dirinya secara positif.
Remaja pada umumnya, lebih suka memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Namun, ajang-ajang lomba balap yang legal sangat jarang digelar. Padahal, ajang-ajang seperti ini sangat besar manfaatnya, selain dapat memotivasi untuk berprestasi, juga sebagai ajang ekpresikan diri. Sekalipun ada tidak banyak orangtua yang mendukung anak mereka untuk berprestasi dalam hal ini dengan pertimbangan bayak hal. Karena sarana aktualisasi dan ekpresi diri yang positif ini sulit mereka dapatkan, akhirnya mereka melampiaskannya dengan aksi ugal-ugalan di jalan umum yang berpotensi mencelakakan dirinya dan orang lain.

Tindakan yang dilakukan geng motor belakangan ini kian meresahkan warga. Geng motor kini memang menjadi salah satu perhatian utama pihak berwenang karena tindakan mereka kian berani. Selain meminta korban sesama anggota geng, tindakan mereka juga mengambil korban masyarakat biasa. Tak salah jika masyarakat menyebut geng-geng motor tersebut tidak berbeda dengan perampok atau pencuri. Tindak kejahatan yang dilakukan sebagian besar perampasan barang berharga milik korban, seperti uang, HP, dompet, hingga motor.
Geng motor senantiasa menanamkan doktrin untuk melawan hukum dan dan penegak hokum, dan berusaha mejadi yang terjahat dari geng motor yang lain. Hal ini yan kemudian memicu tindakan-tindakan kekerasan saat rekrutment, maupun saat beraksi dijalanan. Dalam aksinya, mereka tak segan-segan menganiaya korban. Jika geng motor tersebut tidak diantispasi sejak dini, dikhawatirkan kelompok-kelompok tersebut bisa kian besar menjadi sebuah jaringan kriminal terorganisisasi.
Indikasi itu mulai muncul dengan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh anggota geng motor akhir-akhir ini. keberadaan geng motor yang brutal ini jika tidak segera dibubarkan maka akan sangat membahayakan, masyarakat karena terdapat solidaritas sempit yang telah didoktrinkan kepada setiap anggota geng motor tersebut, sehingga mengarah pada tindakan kriminal.

3.5 Tanggapan Masyarakat dan Upaya Mencegah Geng Motor
Keberadaan Geng motor yang sudah mengganggu ketentraman masyarakat yang juga sering terlibat tindak pidana kriminal agar segera dibubarkan dan ditumpas. Terkait masalah Geng Motor yang sudah meresahkan masyarakat itu, Menteri Pemuda dan Olahraga meminta pihak yang berwenang agar menumpas dan membubarkan Geng Motor. Para pelaku kejahatan yang berhimpun dalam Geng tersebut, harus ditindak sesuai hukum.Sedangkan bagi anggota yang tidak terlibat pelanggaran hukum, perlu segera disadarkan dan ditangani secara persuasif.

Gejala sosial ini tidak boleh dibiarkan.Harus ditangani secara simultan, antara penyadaran secara persuasif dan tindakan hukum. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akansemakin meresahkan masyarakat. Karena dalam praktek perekrutannya ada semacam baiat bagi anggota baru dan ancaman hukuman. Seperti dipotong anggota badannya, bagi anggota yang keluar dan buka mulut kepada orang tua atau kepada pihak berwajib. Mengingat dan mempertimbangkan dampak negative jauh lebih besar daripada dampak positif yang diberikan oleh geng motor maka perlu diadakan pencegahan terhadap geng motor dengan kerjasama berbagai pihak seperti berikut ini:
1.      Masyarakat sebaiknya tidak segan untuk memberikan informasi mengenai pentolan atau gegedug gengster yang biasa mengatur jadwal dan mengerahkan anggotanya untuk beraksi di jalan.
2.      Pihak sekolahmampu untuk mengumpulkan profil remaja yang terlibat dan menyelidiki sejauh mana keterlibatannya.Dan melakukan revitalisasi terhadap fungsi dan peran Bimbingan Konseling dan kegiatan ekstrakulikuler.
3.      Orang tua harus mampu memberikan perhatian terhadap setiap kegiatan anaknya dengan menciptakan suasana komunikasi yang bercorak demokratis, dan berpikir matang mengenai tepat atau tidaknya memberikan motor kepada anak remajanya.
4.      Pemerintah sangat penting di dalam keterlibatan proses perkembangan komunitas remaja dengan memperbaiki ruang sosial dan fisiknya. Peran pemerintah sangat penting di dalam keterlibatan proses perkembangan komunitas remaja dengan memperbaiki ruang sosial dan fisiknya.
Tentunya apapun bentuk program pengembangan ruang sosial dan fisik bagi komunita remaja, yang terpenting adalah bagaimana mampu menciptakan kondisi komunitas remaja yang bersahabat dan merasa banyak hal yang dapat dilakukan untuk lingkungan sosialnya. Sehingga remaja merasakan bahwa komunitasnya merupakan lingkungan sosial yang positif dengan dasar pertemanan.

Beberapa solusi untuk menyalurkan energi, minat, bakat dan potensi remaja-remaja agar tidak terlibat Geng Motor dan Balapan Liar:
1.      Melaksanakan pendataan remaja-remaja yang gemar bermotor di jalanan pada setiap sekolah.
2.      Mendata remaja-remaja yang memilki keahlian dalam memodifikasi, memperbaiki dan menghias motor.
3.      Mendata remaja-remaja yang belum cukup umur untuk mendapatkan ijin mengendarai motor.
4.      Remaja-remaja yang telah terdata tersebut diarahkan untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam kegiatan-kegiatan positif terkait mengendarai motor.
5.      Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan khusus remaja berupa Road RaceMotor CrossModification ContestMotor Repairing & Service Contest.
6.      Remaja-remaja yang memiliki potensi dalam hal bidang balapan, memperbaiki dan memodifikasi motor diberikan peluang dalam bentuk beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jalur kejuruan khusus motor seperti Sekolah untuk Pembalap, Sekolah kejuruan khusus motor dan yang lainnya sesuai dengan kompetensinya.
7.      Selalu memberikan pengarahan, nasehat dan solusi kepada remaja-remaja terkait minat dan bakatnya mengendarai motor.













BAB IV
PENUTUP

Dari penelitian yang telah dilakukan penulis, maka didapat kesimpulan sebagai berikut:
1.      Geng motor merupakan wadah yang mampu memberikan gejala watak buruk anak muda. Perkembangannya, tak lepas dari trend dan mode yang sedang berlangsung saat itu.
2.      Penyebab remaja terlibat dalam geng motor yaitu kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua, dan ajakan dari teman.
3.      Keberadaan geng motor sudah meresahkan keamanan warga, atas berbagai tindakan kekerasan dan kriminalitas baik sesame geng motor maupun masyarakat umum, lebih-lebih akibat kriminalitas dan kerusuhan akibat tawuran geng motor telah mengakibakan korban jiwa.

Berdasarkan kesimpulan diatas penulis menyarankan agar :
1.      Setiap kelompok dan perkumpulan yang memberikan pengaruh buruk pada remaja dan masyrakat. Hendaknya segera dilaporkan kepada yang berwajib.
2.      Orangtua hendaknya lebih memberi perhatian kepada anak-anak, dan mendukung segala bentuk aktualisasi dan ekpresi positif anak, untuk diarahkan menuju prestasi.
3.      Setiap pihak harus senantiasa bekerja sama untuk mencegah muncul dan berkembangnya geng motor.



















DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Kriminalitas wordpress.com/2007/01/30/pos-214
Liputan6.com, JUM/Tim Liputan 6 SCTV
Pikiran Rakyat. Tuesday November 27, 2007
http://m.metrotvnews.com
KOMPAS.Saturday, October 27, 2007
beritadotcom.blogspot.com/2007/10
http://elitasuratmi.wordpress.com/2012/05/02/geng-motor/

1 komentar:

SLOT HOBI4D mengatakan...

Cari Penghasilan Tambahan Dari Hobi Jadi Uang
BANDAR HOBI4D Mau Nawarin Promo Website
Mau Bet Bola | Poker | Slot | Casino | Tangkas | Togel Di HOBI4D
SEMUA BANK ONLINE 24 JAM

Tersedia Bonus Deposit + New Member
SPONSOR RESMI PIALA DUNIA WORLD CUP 2022

-Menerima Deposit PULSA | LINK AJA | OVO | DANA | GO-PAY | BRI-LINK
-Bisa Daftar Melalui OVO , DANA , LINK AJA , GO-PAY , BSI
-Tanyakan Ke Wa Atau Livechat Untuk Promo Lainnya

WA : +62-812-1956-7330
beacons.ai/slothobi